GELAR WORKSHOP PENYUSUNAN KTSP, INI RESPONS GURU MTsN 5 BANTUL

Drs. H. Mugiyanta, M.Si (kiri) dan Drs. Tavif Raharja (kanan) membuka workshop penyusunan KTSP hari ini.

Bantul (MTsN 5 Bantul) - Pihak MTsN 5 Bantul yang dimotori oleh waka kurikulum, Moh. Hani Saputra, S.Pd.I mengadakan workshop penyusunan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) Integrasi satuan pendidikan aman bencana ke dalam kegiatan pembelajaran. Kegiatan ini terlaksana tepat satu hari setelah penilaian akhir tahun (PAT) berakhir. Guru MTsN 5 Bantul merespon koordinasi yang disampaikan oleh waka kurikulum.

Guru yang mengikuti kegiatan workshop ini meliputi semua guru mata pelajaran umum, agama dan guru bimbingan konseling. Kegiatan ini diawali dengan pembedahan teori tentang KTSP yang disampaikan oleh pengawas madrasah kabupaten Bantul, Drs. H. Mugiyanta, M.Si dan didampingi kepala MTsN 5 Bantul, Drs. Tavif Raharja.

"Apa yang pertama kali harus kita siapkan untuk membentuk sebuah kurikulum?analisis internal dan eksternal perlu dilakukan karena kurikulum itu dinamis. Saat covid 19 kita punya kurikulum pandemi, sebelumnya ada kurikulum darurat, kemudian saat ini kurikulum penggerak." Kata Mugiyanta saat membuka materi penyusunan kurikulum di laboratorium IPA, MTsN 5 Bantul, Kamis (09/06/2022).

Atas penyampaian tersebut, peserta workshop yang terdiri dari guru mapel dan BK merespon dengan baik.  Terbukti dengan antusiasme peserta yang bertanya dan mencatat materi-materi yang diberikan dari jam 09.00 sampai 10.30 WIB.

Diketahui, workshop hari ini juga mendatangkan narasumber dari badan penanggulangan bencana daerah istimewa Yogyakarta (BPBD DIY), Zela Saptikasari, M.Sc, dengan tujuan mengintegrasikan KTSP dengan kurikulum tanggap bencana alam.(hmd)

Komentar