Upacara hari santri dimasa pandemi ini, guru dan pegawai MTsN 5 Bantul menerapkan strategi yang berbeda dari sebelumnya. Upacara dilaksanakan secara luring dengan menghadirkan perwakilan masing-masing kelas dan juga anggota OSIS. Kegiatanpun ditangani langsung oleh OSIS dan didampingi waka kesiswaan MTsN 5 Bantul, Rita Wahyuningsih, S.Pd serta dibantu bapak ibu guru lainnya.
Siswa datang kemadrasah pukul 07.00 WIB dengan mengenakan atasan putih, bawahan sarung hitam, berpeci dan bersepatu. Petugas upacara diwakili oleh beberapa anggota OSIS mulai dari pemimpin upacara, protokol, dan juga pembawa teks amanat pembina. Siswa berbaris per jenjang kelas dan disusul disebelah barisan siswa, barisan bapak ibu guru. Semua peserta mengikuti upacara dengan hikmat. Pembina upacara diisi oleh kepala MTsN 5 Bantul, Drs. Tavif Raharja. Tavif menyampaikan amanat menteri agama Indonesia, H. Yaqut Cholil Qoumas tentang ajakan kepada seluruh santri Indonesia untuk sama-sama bekerja menangani covid 19 yang sudah mulai mereda.
"Pandemi belum usai, mari tetap menerapkan protokol kesehatan 5M plus 1 D sebagaimana himbauan kementerian agama Republik Indonesia, yaitu menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, mengurangi mobilitas dan berdoa. Semoga pandemi segera berlalu dan kita dapat hidup normal kembali." Baca Tavif dalam amanah yang disampaikannya.
Upacara ditutup dengan doa oleh koordinator keagamaan, Muntaha, S.Pd sekaligus ketua panitia acara hari santri nasional 2021 MTsN 5 Bantul.(ym)
Komentar
Posting Komentar