KEPALA KANTOR KEMENAG TERIMA ANGGREK JINGGA DI HAB MTsN 5 BANTUL

Kepala Madrasah sedang memberikan Anggrek Jingga kepada 
Kepala Kantor Kemeterian Agama Bantul sebagai tanda pembukaan HAB MTsN 5 Bantul ke 43

Bantul (MTsN 5 Bantul)-Hari Amal Bakti  ke 43 MTsN 5 Bantul  dengan tema "Menyatukan Langkah Dalam Semangat Berkarya dan Beribadah " dilaksanakan dengan mengedepankan protokol kesehatan yang ketat dilaksanakan secara terbatas, dihadiri oleh guru dan pegawai berjumlah 42 orang  , Kepala Kantor Kementerian Agama Bantul, Pengawas, Komite madrasah ,  peserta lomba baik dari interen madrasah maupun ekstern madrasah. 

berlangsung di Aula , Sabtu (13/3/202) . Rangkaian HAB  ke 43 dari Khotmil Quran , bakti sosial kepada 10 GTT/PTT, 45 siswa tidak mampu dari SD/MI, 50 siswa MTs dan 12 masyarakat magersari, juga kegiatan lomba antara lain lomba pidato dalam masa pandemi, adzan, tartil dan macapat .Dalam sambutannya kepala madrasah Drs.Tavif Raharja merasa senang dan bersyukur atas nikmat yg di berikan Allah SAW  karena pada tahun ini masyarakat sudah mempercayai madrasah dengan bukti antusias siswa masuk tahun ini sangat baik. Tavif juga  menyerahkan sejumlah hadiah antara lain lomba  pidato Fitri Risnasari (MTs), Aquini Aluna Puteri (SDN Kretek), lomba Adzan Muh Andika Afif (MTs), Muh.Zhafran Maaly (SD Ar Raihan), lomba tartil Nur Azizah (MTs), Fadhilah Salsabila (SDN Giricahyo), lomba macapat Alifah Nur Hidayati ( MTs), Fadhia Zelda (MI Maulana Magribi) semua yang juara 1 sedangkan juara 2,3 akan di berikan di lain hari.

Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Bantul H.Aidi Johansyah, S.Ag.M.M mengatakan usia 43 sudah melewati kepala 4 sesuatu yang luar biasa usia yang sudah banyak menorehkan prestasi menjadikan madrasah hebat yang bermartabat .Dalam kesempatan ini juga Kakankemenag    mengingatkan tentang semangat Kementerian Agama baru dan semangat baru dalam mengelola Kementerian Agama. Semangat Kementerian Agama baru itu diterjemahkan dengan beberapa kata kunci.

Pertama, Penguatan Moderasi beragama. Salah satu penekanan moderasi beragama adalah pada penguatan literasi keagamaan budaya toleransi dan nilai-nilai kebangsaan.

Kedua, menejemen pelayanan dan tata kelola birokrasi yang harus semakin baik, termasuk di dalamnya pelayanan penyelenggaraan haji dan umrah, Pendidikan agama dan keagamaan, serta pusat pelayanan keagamaan.

Ketiga, persaudaraan yang meliputi merawat persaudaraan umat beragama, memlihara persaudaraan sebangsa dan setanah air dan mengembangkan persaudaraan sebangsa dan setanah air dan mengembangkan persaudaraan kemanusiaan.

“Mari kita semua mengedepankan akal sehat dan hikmah/kebijaksanaan dalam menyikapi berbagai persoalan keumatan dan kebangsaan saat ini maupun di masa-masa yang akan datang.

Pada kesempatan ini, 

Acara diakhiri doa yang di pimpin  pengawas Komite Bpk H. Djaelani Latief ,BA dilanjutkan syukuran pemotongan tumpeng, oleh Kakankemenag ,ditampilkan juga sebagai selingan para pemenang lomba dalam rangka HAB ke 43 siswa dari SD/MI untuk menampilkan kebolehannya antara lain pidato dalam masa pandemi dan macapat. Kankemenag terima  bunga angrek jingga sebagai cendramata dari HAB ke 43 (ym)

Komentar