- MTsN 5 Bantul Gelar Parenting Sikapi Masa Pandemi Covid-19
Bantul (MTsN 5 Bantul)- Menindaklanjuti kegiatan tes IQ untuk siswa kelas VII, maka MTsN 5 Bantul mengadakan kegiatan parenting (7/12). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh orang tua siswa kelas VII, secara bergiliran. Kepala MTsN 5 Bantul, Tavif Raharja menyambut baik kegiatan ini, terlebih selama masa Pandemi Covid-19 banyak permasalahan yang kita temui. Oleh karena itu, parenting ini sebagai media komunikasi dan persamaan persepsi antara orang tua dan pihak madrasah dalam mendidik anak.
Sementara itu, Diah Purwita Rini, M.Psi. Psikolog dari Miracle Psychology Training Center menjelaskan hasil tes IQ siswa dan hal - hal yang harus dilakukan orang tua terkait pendampingan belajar siswa di rumah. Selama Pembelajaran Jarak Jauh sebagian siswa mengalami penurunan daya pikir. Hal ini karena pola belajar yang tadinya teratur (disiplin) menjadi santai. Kedisiplinan selama belajar di rumah juga kurang. Jika ada tugas, anak cenderung menunda - nunda, bahkan terkadang mengerjakan tugas sambil tiduran. Kondisi yang sudah terpola: bangun pagi, ke sekolah, belajar berbagai mata pelajaran, dan lain - lain tiba-tiba berubah dikarenakan pandemi covid 19. Otak yang tadinya terbiasa untuk berpikir menjadi santai. Kondisi ini diperparah dengan kebiasaan anak yang suka main games, chat, dan lain - lain tanpa batas waktu. Tidak bisa dipungkiri gadget di satu sisi menjadikan otak menjadi lambat kerjanya.
Disinilah pentingnya orang tua memahami karakter anak generasi Z, yang cenderung inginnya serba instan. Bukankah smartphone untuk smart people? Tapi justru kondisinya terbalik. Maka orang tua harus melek IT, jangan gaptek. Sesekali orang tua harus mengecek HP anaknya dipakai untuk apa. Apakah anak suka membuka konten-konten porno, atau sekedar buat main games? Karena sekali anak melihat gambar atau film porno maka satu sel otak akan mati. "Oleh karena itu, ortu hrs hadirkan Alloh disetiap detik kehidupan anak. Tanamkan kepada anak bahwa kalaupun orang tua tidak bisa melihat setiap saat apa yang dibuka anaknya lewat HP, namun Alloh Swt mengawasi setiap ummat - Nya dan akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat kelak" tandas Rini.
Pada akhir sesi, orang tua diberi waktu untuk konsultasi secara pribadi. Wali siswa menyambut baik kegiatan ini. "Bagus bu, kegiatan ini, sangat bermanfaat. Biasanya setelah tes IQ kita hanya diberi hasil. Tapi di MTsN 5 Bantul kita dijelaskan hasilnya, bahkan ada kosultasi belajar siswa dengan psikolog juga." terang salah satu wali siswa kelas VIIA. (Nur)

Komentar
Posting Komentar