MGMP Fikih mengadakan workshop media pembelajaran yang bertempat di MTs Negeri 5 Bantul yang didanai dengan BOP pada hari Kamis (3/9). Workshop pembuatan media pembelajaran dirasa amat diperlukan karena kondisi pandemi Covid19 yang mengharuskan kegiatan pembelajaran dilakukan dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), salah satunya dengan video pembelajaran.
Kegiatan diawali pembukaan dengan basmalah, menyanyikan lagu Indonesia Raya, mengucapkan lima nilai budaya kerja kementerian agama dan sambutan – sambutan oleh MC yaitu R Baskoro Dwi M, S.Pd.I dari MTs Negeri 4 Bantul. Basuki Rahmad, S.Ag sebagai ketua MGMP menyatakan ucapan terima kasih dalam acara workshop dan harapan agar narasumber dapat membimbing sehingga bisa menghasilkan karya. Drs. Tavif Raharja menyampaikan ucapan selamat datang, dan permohonan maaf apabila banyak kekurangan dalam penyediaan fasilitas dan berharap agar acara berjalan lancar.
Kakan Kemenag Bantul, Aidi Johansyah, S.Ag,MM membuka kegiatan dan memberikan arahan tentang kebijakan. Beliau sangat mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan serta merasa senang karena bisa berkunjung ke MTs Negeri 5 Bantul. Beliau berharap ASN bisa memiliki kinerja yang baik dengan indikator kerja keras, kerja cerdas dan kerja cermat. Mapel Fikih adalah mata pelajaran yang sangat mulia diharapkan bisa mendukung program kementerian agama, membangun moderasi beragama. Beliau berharap kegiatan workshop ini menambah ilmu sehingga wawasan semakin luas.
Kegiatan workshop juga dihadiri oleh Abd Suud, S.Ag, MSI selaku Kasi PTK Kanwil Kemenag DIY. Beliau menyampaikan Garda Kagum (Gerakan Pemberdayaan Komunitas Guru Madrasah) misalnya MGMP atau KKG karena kompetensi guru masih tergolong rendah. Maka komunitas guru madrasah pelu mengadakan pelatihan – pelatihan untuk peningkatan kompetensi. Apalagi ada kemungkinan bahwa pandemi belum berakhir sampai akhir tahun pembelajaran.
Suasana Workshop Pembuatan Media Pembelajaran
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh narasumber yang dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama diisi oleh Wisnu Wardoyo, S.Pd, MM yang memberikan materi tentang penggunaan aplikasi Kinemaster di perangkat gawai. Kegiatan diselingi Ishoma dan kemudian dilanjutkan sesi kedua oleh Ibu Diana dengan memberikan materi Doodlify menggunakan gawai. Meskipun pelatihan cukup menarik dan beberapa peserta masih antusias. membuat video pembelajaran, tetapi acara harus selesai pada pukul 14.00.



Komentar
Posting Komentar