PPDB Lampui Kuota, MTsN 5 Bantul Makin Diminati Warga


Salah satu panitia PPDB Hj. Ngadirah, S.Pd.I sedang melayani calon siswa baru.

Bantul (MTsN 5 Bantul) – Kedatangan calon peserta didik baru didampingi orangtua masing – masing memasuki halaman MTsN 5 Bantul disambut dengan senyum oleh satpam madrasah, Amin Maulani. Amin selalu mengecek degan thermometer tembak dan meminta semua tamu MTsN 5 Bantul yang ingin mendaftar untuk selalu mematuhi protokol Covid-19 diantaranya dengan memakai masker dan cuci tangan di wastafel yang ada di madrasah. Tim Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pun memberi arahan untuk masuk ke ruang tunggu.

Fasilitas wastafel madrasah digunakan para pengantar siswa SD/MI calon siswa baru untuk cuci tangan.

Itulah pemandangan yang terjadi di MTsN 5 Bantul, Senin (29/6) ketika proses penerimaan PDB berlangsung. Petugas pendaftaran sangat sibuk karena banyaknya pendaftar yang ingin melanjutkan studi setelah lulus Sekolah Dasar (SD) atau Madrasah Ibtidaiyah (MI). Total pendaftar di madrasah yang terletak di Grudo Panjangrejo Pundong Bantul ini mencapai lebih dari 130 orang. Rencana siswa yang diterima sejumlah 128 terbagi dalam 4 kelas.


Penerapan jaga jarak di PPDB MTsN 5 Bantul oleh panitia dan pendaftar.

Kepala MTsN 5 Bantul Drs Tavif Raharja merasa gembira dan bahagia dengan banyaknya pendaftar yang melebihi kuota. Hal ini merupakan salah satu indikator MTsN 5 Bantul semakin dipercaya warga masyarakat. “Alhamdulillah. Pendaftar melebihi kuota. Kami sangat senang karena hal ini membuktikan penilaian masyarakat terhadap kualitas pendidikan di MTsN 5 Bantul sangat bagus. Kami apresiasi semua guru yang telah mendidik, mendampingi, mengarahkan siswa. Termasuk membimbing siswa hingga ada yang sampai juara olimpiade fisika tingkat nasional di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta tahun 2019 atas nama Rizky Muhammad Setyadi”.


Amin Maulani selaku satpam mengecek suhu badan calon siswa baru sebelum melakukan pendaftaran.

Wakaur Humas MTsN 5 Bantul, Yuli Marhaeni, S.Pd. menyampaikan bahwa waktu pendaftaran dibagi menjadi 2 gelombang. Sebanyak 89 siswa telah mendaftar di gelombang 1 dimulai Senin (22/6) hingga Kamis (25/6) dan 84 siswa dinyatakan lolos seleksi. Selanjutnya pendaftar di gelombang 2 dimulai Senin (29/6) hingga Rabu (1/7). Sebanyak 70 siswa telah mendaftarkan diri hingga Selasa (30/6). Semua pendaftar gelombang 1 dan 2 yang dinyatakan lolos seleksi akan diumumkan Kamis (2/7). Pendaftar tahun ini didominasi siswa SD yaitu sekitar 80% dan sisanya siswa MI. “Alhamdulillah, hal ini menjadi salah satu indikasi madrasah diterima masyarakat khususnya orangtua yang memiliki putra atau putri yang baru saja lulus dari SD” pungkas Yuli (yum).

Komentar