Bantul (MTsN 5 Bantul) – Audit Kinerja versi 2.0 dari Inspektorat
Jenderal (Itjen) Kementerian Agama RI memang sudah usai. Namun hal itu tidak
berarti bahwa tugas tenaga pendidik dan kependidikan di MTsN 5 Bantul
(Matsamaba) pun selesai. Evaluasi sebuah
kegiatan adalh hal yang wajar dan memang diperlukan. Hal ini sebagai salah satu
cara untuk mengukur seberapa besar tingkat keberhasilan dan dasar untuk
merencanakan tindak lanjut. Hal ini disampaikan kepala Matsamaba, Siti
Solichah, S.Pd saat sosialisasi hasil audit pada Senin (30/9).
Pada kesempatan itu Kamad menyampaikan lima poin hasil
notisifikasi dari tim auditor Itjen. Pertama, hasil audit Matsamaba tahun
anggaran 2018 cukup memuaskan. Di banding nilai MTsN 8 Bantul Matsamaba masih
di bawahnya. Apapun hasilnya kita sikapi dengan positif thinking. “jadikan
hasil audit sebagai awal untuk berbenah diri baik dari segi administrasi maupun
kinerja,” tandas Kamad.
Kedua, semua bapak ibu guru dan staf agar lebih tertib dalam
finger, baik saat datang maupun finger pulang. Jangan sampai ada guru atau
karyawan yang terlambat maupun pulang cepat. Ketiga, semua bapak/ibu guru mulai
tahun pelajaran 2019/2020 ini lebih tertib administrasi. Guru sebagai tenaga
pendidik memiliki tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, melatih, menilai
dan mengevaluasi peserta didik. Bukti guru telah melaksanakan tugas tersebut
adalah adanya dokumentasi hasil kinerjanya.
Keempat, guru yang
meninggalkan tugas agar memberitahu kamad dan guru piket. Kelima, semua
kegiatan agar dibuat laporan sesuai aturan yang berlaku. Terakhir, Irjen
mengapresiasi kegiatan belajar mengajar di Matsamaba yang sudah berjalan
tertib. Namun, hal tersebut masih perlu ditingkatkan agar hasilnya lebih
meningkat. (nur)

Komentar
Posting Komentar