Bantul (MTsN 5 Bantul) – Penilaian Akhir
Semester (PAS) sebagai salah satu bentuk penilaian yang dilaksanakan oleh
satuan pendidikan. Hasil PAS digunakan untuk mengetahui kemampuan dan
perkembangan peserta didik. Di samping itu hasil penilaian ini dapat juga
memberi gambaran tingkat keberhasilan pendidikan pada satuan pendidikan.
Berdasarkan hasil penilaian, kita dapat menentukan langkah atau upaya yang
harus dilakukan dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar oleh
pendidik, satuan pendidikan, orang tua, peserta didik, maupun pemerintah.
Mengingat pentingnya penilaian, Kelompok
Kerja Madrasah (K2M) Kabupaten Bantul bekerjasama dengan Musyawarah Guru Mata
Pelajaran (MGMP) MTs se-Bantul untuk semua mata pelajaran (mapel) mengadakan
kegiatan penyusunan soal PAS pada Rabu (9/10). Hadir dalam kegiatan tersebut
empat guru dari MTsN 5 Bantul, yakni Yuli Marhaeni, S.Pd, Sugeng Muhani,
S.Pd.Si, Budi Hartono, S.Pd dan S. Nur Rohmah, S.Pd.
Dalam kesempatan itu Drs. Miftakhul Bahri
menyampaikan beberapa hal terkait aturan penulisan soal: ukuran kertas, font,
bentuk huruf, jumlah soal, lay out soal, dan cover soal. Sekretaris K2M ini
juga berbagi berbagai permasalahan yang
ditemui dalam proses editing soal. Harapannya soal PAS tahun ini akan lebih
baik dan ketika soal disetor oleh ketua MGMP ke K2M, soal sudah siap dicetak.
Oleh karena itu, K2M telah menetapkan beberapa tahap penyusunan soal, mulai
dari penulisan naskah soal, editing soal sampai ke pencetakan soal.
Sementara itu, Drs.
Surahmanta, selaku ketua K2M menyampaikan pesan agar penyusun soal aktif
mengikuti kegiatan peningkatan kualitas guru, di antaranya dalam hal membuat
soal. Sehingga soal yang disusun akan semakin meningkat baik kualitas maupun kuantitas.
Ketua K2M yang mengampu mapel Bahasa Inggris ini juga menegaskan perlunya
pengenalan soal HOTs dalam PAS. (nur)

Komentar
Posting Komentar