PENDIDIK MATSAMABA IKUTI SOSIALISASI PENGAWAS UNBK


Bantul (Matsamaba) - Delapan Guru MTsN 5 Bantul : Sumeh Suhartanto, Musa Surahman, Siti Zainab, `Ainin Nafisyah, Ngadilan, Sutanto, Sri Suratmini dan Etik Susti Sumarmi,Senin (15/4) sosialisasi pengawas ujian nasional berbasis komputer (UNBK) di SMPN 1 Pundong dengan narasumber Kepala Disdikpora Bantul  Isdarmoko, M. Pd, M. Par dan Kasi Kurikulum Bidang SMP Suyatno, M. Si.

Isdarmoko mengingatkan tentang visi Bupati Bantul yakni terwujudnya masyarakat Bantul yang sehat, cerdas dan sejahtera berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan, nasionalisme dan religiusitas dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sesuai tugasnya selaku Kepala Disdikpora, dirinya mendapat tugas mewujudkan masyarakat Bantul yang cerdas. “Kecerdasan memang tak hanya pengetahuan, ada kecerdasan linguistik, interpersonal, logika, visual-spasial,musikal,kinetik,naturalis. Namun untuk Ujian Nasional sebagai tolok ukurnya adalah pengetahuan. Di tahun 2019 ini Bantul harus memperbaiki peringkat, kalo tahun lalu di peringkat 3, semoga tahun ini bisa naik. Harapannya nilainya juga lebih tinggi dibanding tahun kemarin”, tegasnya.

Isdarmoko yang memiliki pengalaman sebagai Kepala SMAN Sanden, Kepala SMAN 1 Bantul, Kepala SMAN 2 Bantul dengan segudang prestasi tersebut, menerima amanah sebagai Kepala Dinas sebagai media aktualisasi diri. Dirinya memberi apresiasi kepada empat kepala sekolah yang hadir (SMPN 1 Pundong, SMPN 2 Pundong, MTsN 5 Bantul, SMP Muh.1 Pundong) yang telah melaksanakan berbagau upaya sukses UN seperti pembina guru mapel UN, 5 kali PPU, AMT, bedah kisi-kisi, pengadaan buku, dan doa bersama. “Yang penting semua yang telah dilakukan tersebut nantinya dievaluasi apakah sesuai target atau belum. Kalau belum maka kedepan harus dilakukan upaya yang simpel saja”, imbuhnya.

Sementara itu Suyatno menjelaskan tentang kriteria dan persyaratan proktor, teknisi, pengawas, tatatertib proktor, teknisi, pengawas, tatatertib peserta serta bermacam-macam pelanggaran dan sanksinya. “Yang perlu diingat tak boleh seorangpun masuk ke ruang ujian selain proktor, teknisi, pengawas dan peserta. Semua unsur ini tak boleh membawa alat komunikasi, kamera. Pengawas tak boleh mondar mandir yang itu akan mengganggu peserta dalam mengerjakan soal. Bahkan tak boleh ngobrol, membaca, pokoknya berdoa saja untuk para peserta agar lancar ujiannya”, ujarnya sambil tersenyum. (hum).

Komentar