Bantul (Matsamaba) – Keluarga besar Matsamaba menggelar Syawalan yang dikemas dalam acara Pengajian Rutin Triwulanan hari ini, Sabtu (23/6) pagi hingga siang di Kediaman Kepala Madrasah Siti Solichah, S.Pd., Keparakan Kidul MG I / 1161 Yogyakarta. Kegiatan mengambil tema ‘Dengan silaturahim, kita tingkatkan ukhuwah Islamyiah”.

Suasana syawalan di kediaman Kepala Madrasah Siti Solichah, S.Pd.
Kegiatan di hadiri oleh guru, pegawai, karyawan, mantan kepala madrasah, mantan guru, pegawai, dan guru iqro’ maupun pembimbing kegiatan ekstra kurikuler Matsamaba. Suharmanto, S.Pd. selaku MC membuka acara dengan membaca bacaan basmalah. Dilanjutkan pembacaan ayat Suci Al Qur’an oleh Fitriya Tahta yang berasal dari Pondok Pesantren Ali Maksum Krapyak Bantul. Fitriya Membacakan Qur’an Surat (#3) Ali Imron Ayat 133 dan dilanjutkan membaca sholawat bersama tamu undangan.

Suharmanto, S.Pd. selaku Wakaur Kesiswaan bertindak selaku MC.
Siti Solichah, S.Pd. selaku tuan rumah sekaligus Kepala Madrasah dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran seluruh tamu undangan. Ia beserta seluruh keluarga merasa senang mendapat kesempatan menjadi tuan rumah acara syawalan. Ia menyampaikan bahwa Matsamaba mulai membuka pendaftaran peserta didik atau siswa baru pada program PPDB. Untuk itu ia memohon seluruh keluarga besar Matsamaba mendukung dan turut mendoakan semoga selain mendapat kuantitas peserta didik baru yang melimpah, juga diharapkan mendapat yang berkualitas. Pada kesempatan itu ia juga memohon maaf atas segala kekurangan dan kekhilafan dalam menanggapi dan menjamu seluruh tamu undangan.

Ketua Komite Matsamaba H. Djaelani Latief BA memimpin dzikir-tahlil.
Djaelani Latief, BA selaku Ketua Komite Madrasah memimpin bacaan dzikir-tahlil dilanjutkan tausyiah. Kehadiran Drs. KH. Hendri Sutopo selaku pemberi tausyiah menambah makna acara syawalan. Dalam tausyiahnya, salah satu pengasuh Pondok Pesantren Ali Maksum Krapyak Bantul tersebut menyampaikan bahwa seseorang dinyatakan kekurangan jika mendapatkan 1.000 saudara. Namun sebaliknya seseorang dinyatakan kelebihan jika mendapat 1 musuh.

Drs. KH.Hendri Sutopo sedang menyampaikan tausyiah.
Bapak H. Hendri memberikan kiat agar tidak mempunyai musuh atau tidak dibenci orang lain. Yang pertama adalah seseorang harus memiliki sifat rendah hati, andhap ashor, tidak istiqbar atau sombong. Yang kedua adalah rasa saling membutuhkan, namun bukan merasa dibutuhkan. Yang ketiga adalah saling menyadari bahwa manusia tidak ada yang sempurna, pasti mempunyai kekurangan. Kita diharapkan melihat orang lain dari sisi baiknya saja. Dengan kata lain sisi negatif merupakan tugas kita untuk menutupinya. Yang keempat dan terakhir adalah seseorang orang saling memaafkan kesalahan dan kekhilafan orang lain.

Musa Surahman, M.Pd.I. sedang memandu membacakan ikrar syawalan.
Acara dilanjutkan ikrar syawalan yang dipimpin koordinator keagamaan Matsamaba Musa Surahman, M.Pd.I. Ikrar diikuti seluruh hadirin dengan berdiri. Usai membacakan ikrar, acara dilanjutkan saling berjabat tangan. Bapak – bapak saling berjabat tangan di sisi utara dan ibu – ibu di sisi selatan. Usai acara seluruh hadirin menikmati makan siang yang telah disiapkan dan tak lama kemudian berpamitan (JKP)
Foto cover: Kepala madrasah Siti Solichah, S.Pd. sedang memberi sambutan.
Suasana syawalan di kediaman Kepala Madrasah Siti Solichah, S.Pd.
Kegiatan di hadiri oleh guru, pegawai, karyawan, mantan kepala madrasah, mantan guru, pegawai, dan guru iqro’ maupun pembimbing kegiatan ekstra kurikuler Matsamaba. Suharmanto, S.Pd. selaku MC membuka acara dengan membaca bacaan basmalah. Dilanjutkan pembacaan ayat Suci Al Qur’an oleh Fitriya Tahta yang berasal dari Pondok Pesantren Ali Maksum Krapyak Bantul. Fitriya Membacakan Qur’an Surat (#3) Ali Imron Ayat 133 dan dilanjutkan membaca sholawat bersama tamu undangan.
Suharmanto, S.Pd. selaku Wakaur Kesiswaan bertindak selaku MC.
Siti Solichah, S.Pd. selaku tuan rumah sekaligus Kepala Madrasah dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran seluruh tamu undangan. Ia beserta seluruh keluarga merasa senang mendapat kesempatan menjadi tuan rumah acara syawalan. Ia menyampaikan bahwa Matsamaba mulai membuka pendaftaran peserta didik atau siswa baru pada program PPDB. Untuk itu ia memohon seluruh keluarga besar Matsamaba mendukung dan turut mendoakan semoga selain mendapat kuantitas peserta didik baru yang melimpah, juga diharapkan mendapat yang berkualitas. Pada kesempatan itu ia juga memohon maaf atas segala kekurangan dan kekhilafan dalam menanggapi dan menjamu seluruh tamu undangan.
Ketua Komite Matsamaba H. Djaelani Latief BA memimpin dzikir-tahlil.
Djaelani Latief, BA selaku Ketua Komite Madrasah memimpin bacaan dzikir-tahlil dilanjutkan tausyiah. Kehadiran Drs. KH. Hendri Sutopo selaku pemberi tausyiah menambah makna acara syawalan. Dalam tausyiahnya, salah satu pengasuh Pondok Pesantren Ali Maksum Krapyak Bantul tersebut menyampaikan bahwa seseorang dinyatakan kekurangan jika mendapatkan 1.000 saudara. Namun sebaliknya seseorang dinyatakan kelebihan jika mendapat 1 musuh.
Drs. KH.Hendri Sutopo sedang menyampaikan tausyiah.
Bapak H. Hendri memberikan kiat agar tidak mempunyai musuh atau tidak dibenci orang lain. Yang pertama adalah seseorang harus memiliki sifat rendah hati, andhap ashor, tidak istiqbar atau sombong. Yang kedua adalah rasa saling membutuhkan, namun bukan merasa dibutuhkan. Yang ketiga adalah saling menyadari bahwa manusia tidak ada yang sempurna, pasti mempunyai kekurangan. Kita diharapkan melihat orang lain dari sisi baiknya saja. Dengan kata lain sisi negatif merupakan tugas kita untuk menutupinya. Yang keempat dan terakhir adalah seseorang orang saling memaafkan kesalahan dan kekhilafan orang lain.
Musa Surahman, M.Pd.I. sedang memandu membacakan ikrar syawalan.
Acara dilanjutkan ikrar syawalan yang dipimpin koordinator keagamaan Matsamaba Musa Surahman, M.Pd.I. Ikrar diikuti seluruh hadirin dengan berdiri. Usai membacakan ikrar, acara dilanjutkan saling berjabat tangan. Bapak – bapak saling berjabat tangan di sisi utara dan ibu – ibu di sisi selatan. Usai acara seluruh hadirin menikmati makan siang yang telah disiapkan dan tak lama kemudian berpamitan (JKP)
Foto cover: Kepala madrasah Siti Solichah, S.Pd. sedang memberi sambutan.
Komentar
Posting Komentar