SEMARAK KARTINI DAY 2018 DI MATSAMABA

Bantul (Matsamaba) - Sebagai bentuk kepedulian terhadap perjuangan Kartini di masanya, Matsamaba gelar Kartini Day 2018 “Door Duisternis Toot Licht” dengan tema ‘Menuju Generasi Muslim-Muslimah yang Hebat dan Bermartabat’ pada Sabtu (28/4) mulai sekitar pukul 07.00 hingga 11.00. Acara dihadiri Ibu Emi Masruroh selaku Istri Wakil Bupati Bantul dan Ibu Siti Umayati, S.H. selaku Camat Kecamatan Pundong. Drs. Sutanto bertindak selaku MC dan Drs. Rusmantara selaku fotografer.



Ibu Emi Masruroh selaku Istri Wakil Bupati Bantul Drs. H. Abdul Halim Muslih, Lc ketika menyampaikan amanat.

Acara dimulai dengan Apel Peringatan Hari Kartini di Halaman Madrasah diikuti oleh siswa, guru, karyawan, Kepala TU dan Kepala Madrasah dengan bertindak selaku pembina apel adalah Ibu Emi Masruroh. Amanat yang disampaikan Emi Masruroh yang merupakan staf pendidik di Madrasah Aliyah (MA) Nurrul Ummah Kotagede adalah mengajak siswa madrasah tingkatkan kreativitas.



Salah satu peserta lomba baca surat Ibu Kartini, Latiefatul Khoirunnisa (9A), sedang menunjukkan kebolehannya.

“Mari anak-anak sekalian, kita tunjukkan bahwa sebagai warga madrasah kita bisa berprestasi dan menunjukkan kreatifitas sama dengan siswa-siswa yang ada di sekolah.” Ia menambahkan bahwa pria dan wanita memiliki hak yang sama di dalam pendidikan dan kehidupan ini,  namun memiliki karakteristik tersendiri dengan kodratnya masing-masing sebagai seorang pria maupun sebagai seorang perempuan. Hal yang kita perlu teladani dari Ibu Kartini, beliau banyak belajar tentang agama Islam karena merupakan cucu dari seorang kyai yang dididik secara Islam. “Hal paling berkesan bagi Kartini adalah ayat “minadzulumati ila nur” yang kemudian selalu diulang dan diulang diterjemahkan dalam bahasa Indonesia menjadi Habis gelap Terbitlah Terang ” Imbuh Emi.



Ibu Emi Masruroh foto bersama Kepala Madrasah, Wali kelas dan siswa kelas 8B.

Kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama siswa satu kelas, wali kelas dan Ibu Wabup serta Ibu Camat di panggung. Setelah semua kelas mengabadikan kenangan dlanjutkan lomba peragaan busana daerah atau keluwesan, lomba membaca surat Kartini, Lomba Pidato Emansipasi Wanita, dan Lomba Kreasi Baju dari bahan bekas. Setiap ajang diikuti oleh perwakilan kelas terdiri dari 1 siswa dan 1 siswi.



Salah satu peserta lomba peragaan busana unjuk kebolehan dihadapan dewan juri.

Juri pada lomba peragaan busana adalah Emi Masruri, Siti Umayati, dan Nursiwi Dasawati, dan Yenny Fathanah. Juari lomba baca surat adalah H. Budi Hartono dan Netty Herawati. Juri lomba pidato adalah Musa Surahman dan H. Ahmad Marwanto. Juri lomba kreasi baju adalah Retno Siwi Handayani dan Istinah.



Sugeng Muhari, S.Pd.Si. selaku waka kurikulum berpose bersama 'Kartini-Kartini' muda asal 7C.

Panitia menyediakan hadiah berupa uang cash bagi para pemenang tiap lomba. Suharmanto, S. Pd. selaku ketua panitia akan mengumumkan hasil penilaian dewan juri lomba pada Rabu (2/5) ketika upacara bendera dalam rangka memperingat Hardiknas. Direncanakan upacara akan diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan karyawan Matsamaba (JKP).

 

Komentar