Kakanwil Drs. H. Muhammad Lutfi Hamid, M.A. sedang memberikan pembinaan.
Pembinaan guru dan karyawan dibuka dengan membaca Basmalah dan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan dirigen Nursiwi Dasawati, S.Pd. Dilanjutkan pembacaan ikrar 5 budaya kerja kementarian agama RI oleh Joko Purwanto, S.Pd. ditirukan seluruh peserta. Kepala Matsamaba Siti Solichah, S.Pd. dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Kanwil Kementerian Agama DIY atas kehadiran untuk membina guru dan karyawan Matsamaba. Ia juga berterima kasih kepada Drs. Miftakhul Bakhri, M.Pd. dan Siti Chairul Hidayah, S.Pd.I. mantan Kepala Madrasah dan Kepala TU selaku inisiator pembinaan. Ia memohon bimbingan dalam menjalankan tugas dan sekaligus meminta maaf atas segala kekurangan dan kesalahan yang ada.
Lebih lanjut Kakanwil dalam pembinaan menyampaikan 5 budaya kerja (5K) Kementerian Agama yaitu integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab dan keteladanan. Pada integrasi, selarasnya antara hati, pikiran, dan tindakan akan menjadikan seluruh pegawai bekerja dengan ikhlas dan penuh hati – hati. Pada profesionalitas, ia berharap agar madrasah membentuk English Community dan memiliki program wajib Tahfidz. Pada Inovasi, dipersilahkan pegawai untuk melakukan inovasi atau terobosan. Tidak ada istilah tua atau muda. Semua harus bekerja dengan lebih baik. Akan berat ketika kita bekerja sendiri dan tidak ada empati dari yang lain. Sedangkan tanggung jawab dan keteladan, semua pegawai diminta dapat mempertanggung jawabkan semua pekerjaannya dan saling memberi contoh yang baik dan positif.
(Kepala Kakanwil DIY berpose bersama Guru dan Pegawai MTsN 5 Bantul)
Pada kesempatan sesi tanya jawab, salah satu pegawai TU Mujiyono menanyakan tentang tidak adanya uang purna tugas bagi Aparat Sipil Negara (ASN) yang diangkat melalui K2. Kakanwil menyampaikan hal itu sudah menjadi ketetapan dalam perundangan yang ada. Ia memberikan kesempatan kepada ASN tersebut menempuh jalur melalui uji materiil undang – undang terkait. Selanjutnya guru SBK Drs. Sutanto menanyakan lamanya Matsamaba tidak mendapat bantuan fisik dari Kanwil Kemenag dan dapat tidaknya tanah kas desa yang dipinjam Matsamaba untuk dipindah kepemilikan ke Matsamaba. Menanggapi pertanyaan tersebut, Kakanwil meminta untuk segera membuat proposal bangunan fisik. Sedangkan terkait tanah Sultan Ground (SG) memang tidak bisa beralih kepemilikan tanpa pergantian.
Di akhir acara, Musa Surahman, S.Ag. memimpin do’a dan dengan ucapan Alhamdulillah pembinaan ditutup. Kegiatan berakhir sekitar pukul 15.00 (JKP).
Pada kesempatan sesi tanya jawab, salah satu pegawai TU Mujiyono menanyakan tentang tidak adanya uang purna tugas bagi Aparat Sipil Negara (ASN) yang diangkat melalui K2. Kakanwil menyampaikan hal itu sudah menjadi ketetapan dalam perundangan yang ada. Ia memberikan kesempatan kepada ASN tersebut menempuh jalur melalui uji materiil undang – undang terkait. Selanjutnya guru SBK Drs. Sutanto menanyakan lamanya Matsamaba tidak mendapat bantuan fisik dari Kanwil Kemenag dan dapat tidaknya tanah kas desa yang dipinjam Matsamaba untuk dipindah kepemilikan ke Matsamaba. Menanggapi pertanyaan tersebut, Kakanwil meminta untuk segera membuat proposal bangunan fisik. Sedangkan terkait tanah Sultan Ground (SG) memang tidak bisa beralih kepemilikan tanpa pergantian.
Di akhir acara, Musa Surahman, S.Ag. memimpin do’a dan dengan ucapan Alhamdulillah pembinaan ditutup. Kegiatan berakhir sekitar pukul 15.00 (JKP).


Komentar
Posting Komentar