Bantul (Matsamaba) – Puncak peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke – 40 MTs Negeri 5 Bantul (Matsamaba) dilangsungkan Sabtu (17/3) di halaman Matsamaba dengan kegiatan Pentasyarufan Zakat Infaq Shodaqoh (ZIS), Hadiah Siswa Berprestasi, Wisuda Tahfidz dan Pengajian Akbar. Kegiatan dimulai sekitar pukul 07.30 hingga 11.45 WIB.
Berbagai penampilan siswa ditampilkan dihadapan lebih dari 200 tamu undangan di pra-acara. Penampilan pertama adalah hadroh Matsamaba yang dipimpin oleh Annisa Anggraeny Rahman siswa kelas 9B. Pada kesempatan pagi itu menampilkan 3 lagu yaitu Yaa Habiban, Jomblo Fisabilillah dan Yaa Habibalqolbi. Selanjutnya diteruskan penampilan team drumband “Bahana Matsamaba” yang telah berhasil meraih juara 2 lomba drumband tingkat kabupaten pada HUT RI tahun 2017 dan juara 3 mayoret tingkat kabupaten. Ibnu Ferdiansyah selaku mayoret bersama rekan – rekannya menampilkan Mars Persatuan Drumband Indonesia (PDBI), Mars Madrasah, dan Happy Birthday hasil arasemen pelatih Bambang Krisbiyanto, Bc.Mus.Ed..
Usai penampilan team drumband, dilanjutkan penampilan Ananda Nurul dan Fadhillah Laila dengan Nasyid berjudul “Dengan Bismillah”, Yngwie dengan judul ”Ya Allah” dan Lathiefatul dan Sefia dengan judul “Salahkah Aku”.
Kegiatan dilanjutkan pada inti acara yang dipandu oleh MC dengan 4 bahasa. Nisa Ulya Nafisah membawakan acara dengan Bahasa Indonesia, Muh. Ghossani Alwan dengan Bahasa Inggris, Arya Maulana Firmansyah dengan Bahasa Arab, dan Osy Siliana dengan Bahasa Jawa. Kegiatan dibuka oleh Nisa dengan membacakan Al Fatihah diikuti seluruh tamu undangan. Seluruh tamu undangan dimohon untuk berdiri ketika Team Paduan Suara Siswa Matsamaba diiringi organ oleh Drs. Sutanto menyanyikan lagu Indonesia Raya. Team Paduan Suara melanjutkan dengan menyanyikan Mars Madrasah dan Mars Matsamaba karya Drs. Sutanto
Nisa melanjutkan acara yaitu pembacaan kitab suci al Qur’an. Muhammad Muslih ditunjuk melantunkan ayat Al Qur’an. Pada kesempatan itu, ia membacakan QS. Ali Imron ayat 134 dan 135. Nisa kemudian meminta Alwan untuk melanjutkan dalam Bahasa Inggris. Alwan-pun melanjutkan acara yaitu pentasyarufan ZIS guru dan karyawan Matsamaba yang dipandu oleh Ngadirah, S.Pd.I. Pada kesempatan itu, sebanyak 79 siswa MI&SD, 144 siswa Matsamaba, dan 27 GTT&PTT memperoleh ZIS sebesar masing – masing Rp. 100.000 yang dikumpulkan oleh guru dan karyawan PNS Matsamaba selama 1 tahun. Siswa berprestasi juga mendapat penghargaan berupa biaya pendidikan yang diambilkan dari iuran guru Matsamaba.
Selanjutnya Kepala Madrasah Siti Solichah, S.Pd. dalam sambutan menyampaikan ucapan terima kasih atas kesedian seluruh tamu undangan untuk meluangkan waktu meski hari libur. Ia berharap seluruh siswa MI dan SD melanjutkan pendidikannya ke Matsamaba. Khusus siswa MI dan SD dari jalur khusus disediakan 5 stel bahan seragam secara gratis dari dana sumbangan guru dan karyawan. Hal ini dimaksudkan untuk membantu mengurangi biaya siswa baru. Dengan berbekal torehan prestasi siswa diantaranya Juara Pencak silat, drumband, mayoret, catur dan lainnya di tingkat kabupaten, ia mengajak seluruh orangtua untuk mempercayakan pendidikan putra-putri mereka di Matsamaba.

Kepala Matsamaba Siti Solichah, S.Pd. sedang menyampaikan sambutan.
Sebelum beranjak ke Wisuda Tahfidz oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Bantul, Alwan mengajak seluruh tamu undangan untuk menyaksikan penampilan Nasyid oleh Ulya dengan membawakan sebuah lagu karya guru Matsamaba Drs. Sutanto dengan judul “Semesta”. Setelah itu, Alwan meminta kepada Arya untuk melanjutkan memandu acara menggunakan Bahasa Arab.

Kepala Kankemenag Bantul Drs. H. Buchori Muslim, M.Pd.I. duduk diantara pengawas (kiri) Drs. H. Mugiyanta, MSI. dan Ketua Komite Matsamaba H. Djaelani Latief, BA.
Pada acara wisuda, Kakankemenag mewisuda 36 hafidz dan hafidzah juz 30. Ia berpesan agar hafalan yang sudah melekat tidak luntur namun dapat tambah hingga hafal 30 juz di Al Qur’an. Acara dilanjutkan dengan pengajian akbar yang diisi oleh KH. Drs. Hendri Sutopo dari Krapyak. Ia berpesan kepada seluruh orangtua untuk mendidik anak mereka sejak kecil. Ibarat pohon, akan mudah diluruskan ketika masih kecil namun akan sulit dan bahkan hanya bisa dipotong dengan mesin pemotong pohon dan dirobohkan untuk dapat meluruskan pohon tersebut. Oleh karena itu, 3 faktor dalam mendidik anak yaitu keluarga, sekolah/madrasah, dan lingkungan anak harus diperhatikan betul. Apa yang dilakukan orangtua akan ditiru oleh anaknya. Tempat mendidik anak juga harus jangan sampai keliru. Ia menilai MTs Negeri 5 Bantul merupakan salah satu tempat anak bersekolah yang tepat untuk menciptakan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan bertaqwa. Selain itu, lingkungan anak bermain juga perlu diperhatikan. Dengan siapa anak bergaul, rumah teman – teman anak juga harus jelas dan diketahui. Sehingga jika terjadi sesuatu dapat dengan mudah melacaknya. Ia menutup tausyiah dengan memanjatkan do’a yang diamini oleh tamu undangan.
Arya kemudian meminta Osy untuk melanjutkan memandu acara dalam Bahasa Jawa. Osy menutup acara dengan melafazkan Alhamdulillah yang diikuti seluruh tamu undangan (JKP).
Berbagai penampilan siswa ditampilkan dihadapan lebih dari 200 tamu undangan di pra-acara. Penampilan pertama adalah hadroh Matsamaba yang dipimpin oleh Annisa Anggraeny Rahman siswa kelas 9B. Pada kesempatan pagi itu menampilkan 3 lagu yaitu Yaa Habiban, Jomblo Fisabilillah dan Yaa Habibalqolbi. Selanjutnya diteruskan penampilan team drumband “Bahana Matsamaba” yang telah berhasil meraih juara 2 lomba drumband tingkat kabupaten pada HUT RI tahun 2017 dan juara 3 mayoret tingkat kabupaten. Ibnu Ferdiansyah selaku mayoret bersama rekan – rekannya menampilkan Mars Persatuan Drumband Indonesia (PDBI), Mars Madrasah, dan Happy Birthday hasil arasemen pelatih Bambang Krisbiyanto, Bc.Mus.Ed..
Usai penampilan team drumband, dilanjutkan penampilan Ananda Nurul dan Fadhillah Laila dengan Nasyid berjudul “Dengan Bismillah”, Yngwie dengan judul ”Ya Allah” dan Lathiefatul dan Sefia dengan judul “Salahkah Aku”.
Kegiatan dilanjutkan pada inti acara yang dipandu oleh MC dengan 4 bahasa. Nisa Ulya Nafisah membawakan acara dengan Bahasa Indonesia, Muh. Ghossani Alwan dengan Bahasa Inggris, Arya Maulana Firmansyah dengan Bahasa Arab, dan Osy Siliana dengan Bahasa Jawa. Kegiatan dibuka oleh Nisa dengan membacakan Al Fatihah diikuti seluruh tamu undangan. Seluruh tamu undangan dimohon untuk berdiri ketika Team Paduan Suara Siswa Matsamaba diiringi organ oleh Drs. Sutanto menyanyikan lagu Indonesia Raya. Team Paduan Suara melanjutkan dengan menyanyikan Mars Madrasah dan Mars Matsamaba karya Drs. Sutanto
Nisa melanjutkan acara yaitu pembacaan kitab suci al Qur’an. Muhammad Muslih ditunjuk melantunkan ayat Al Qur’an. Pada kesempatan itu, ia membacakan QS. Ali Imron ayat 134 dan 135. Nisa kemudian meminta Alwan untuk melanjutkan dalam Bahasa Inggris. Alwan-pun melanjutkan acara yaitu pentasyarufan ZIS guru dan karyawan Matsamaba yang dipandu oleh Ngadirah, S.Pd.I. Pada kesempatan itu, sebanyak 79 siswa MI&SD, 144 siswa Matsamaba, dan 27 GTT&PTT memperoleh ZIS sebesar masing – masing Rp. 100.000 yang dikumpulkan oleh guru dan karyawan PNS Matsamaba selama 1 tahun. Siswa berprestasi juga mendapat penghargaan berupa biaya pendidikan yang diambilkan dari iuran guru Matsamaba.
Selanjutnya Kepala Madrasah Siti Solichah, S.Pd. dalam sambutan menyampaikan ucapan terima kasih atas kesedian seluruh tamu undangan untuk meluangkan waktu meski hari libur. Ia berharap seluruh siswa MI dan SD melanjutkan pendidikannya ke Matsamaba. Khusus siswa MI dan SD dari jalur khusus disediakan 5 stel bahan seragam secara gratis dari dana sumbangan guru dan karyawan. Hal ini dimaksudkan untuk membantu mengurangi biaya siswa baru. Dengan berbekal torehan prestasi siswa diantaranya Juara Pencak silat, drumband, mayoret, catur dan lainnya di tingkat kabupaten, ia mengajak seluruh orangtua untuk mempercayakan pendidikan putra-putri mereka di Matsamaba.
Kepala Matsamaba Siti Solichah, S.Pd. sedang menyampaikan sambutan.
Sebelum beranjak ke Wisuda Tahfidz oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Bantul, Alwan mengajak seluruh tamu undangan untuk menyaksikan penampilan Nasyid oleh Ulya dengan membawakan sebuah lagu karya guru Matsamaba Drs. Sutanto dengan judul “Semesta”. Setelah itu, Alwan meminta kepada Arya untuk melanjutkan memandu acara menggunakan Bahasa Arab.
Kepala Kankemenag Bantul Drs. H. Buchori Muslim, M.Pd.I. duduk diantara pengawas (kiri) Drs. H. Mugiyanta, MSI. dan Ketua Komite Matsamaba H. Djaelani Latief, BA.
Pada acara wisuda, Kakankemenag mewisuda 36 hafidz dan hafidzah juz 30. Ia berpesan agar hafalan yang sudah melekat tidak luntur namun dapat tambah hingga hafal 30 juz di Al Qur’an. Acara dilanjutkan dengan pengajian akbar yang diisi oleh KH. Drs. Hendri Sutopo dari Krapyak. Ia berpesan kepada seluruh orangtua untuk mendidik anak mereka sejak kecil. Ibarat pohon, akan mudah diluruskan ketika masih kecil namun akan sulit dan bahkan hanya bisa dipotong dengan mesin pemotong pohon dan dirobohkan untuk dapat meluruskan pohon tersebut. Oleh karena itu, 3 faktor dalam mendidik anak yaitu keluarga, sekolah/madrasah, dan lingkungan anak harus diperhatikan betul. Apa yang dilakukan orangtua akan ditiru oleh anaknya. Tempat mendidik anak juga harus jangan sampai keliru. Ia menilai MTs Negeri 5 Bantul merupakan salah satu tempat anak bersekolah yang tepat untuk menciptakan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan bertaqwa. Selain itu, lingkungan anak bermain juga perlu diperhatikan. Dengan siapa anak bergaul, rumah teman – teman anak juga harus jelas dan diketahui. Sehingga jika terjadi sesuatu dapat dengan mudah melacaknya. Ia menutup tausyiah dengan memanjatkan do’a yang diamini oleh tamu undangan.
Arya kemudian meminta Osy untuk melanjutkan memandu acara dalam Bahasa Jawa. Osy menutup acara dengan melafazkan Alhamdulillah yang diikuti seluruh tamu undangan (JKP).
Komentar
Posting Komentar