Pada kesempatan itu kepala madrasah meminta seluruh guru dan karyawan ikut mendukung tercapainya program Adiwiyata. Hambatan seperti siswa yang masih belum peduli kebersihan lingkungan justru jangan dijadikan alasan untuk tidak melaksanakan program Adiwiyata namun justru dijadikan landasan kuat agar segera terlaksananya program Adiwiyata.
Sebelum pembentukan team, Suharmanto, S.Pd. yang merupakan salah satu guru IPA memaparkan tahapan madrasah Adiwiyata mulai dari tingkat madrasah, kabupaten, provinsi, nasional, dan mandiri. Ia menampilkan apa saja syarat yang harus dipenuhi agar madrasah menjadi madrasah Adiwiyata. Ia juga menampilkan contoh sekolah yang telah menerapkan program Adiwiyata yang sebenarnya Matsamaba juga mampu melaksanakannya meski perlahan. Ia berharap seluruh guru mendukung sepenuhnya.
Team yang disepakati bersama terdiri atas Suharmanto, S.Pd. dan Drs. Sutanto selaku ketua dan wakil, Joko Purwanto, S.Pd. dan Ruri Swandari Murti, S.Pd. selaku sekretaris dan wakil, H. Marwanto, S.Ag. dan Sri Parasatuti, S.Pd.Ek selaku bendahara dan wakil. Selain itu dibentuk pokja untuk mendukung program Adiwiyata yaitu Darling, Green House, Bank Sampah, Pemanfaatan Lahan, Pengolahan Kompos, Apotek/Warung Hidup, Biopori, Tabulampot, dan Pemanfaatn Air (jkp).

Komentar
Posting Komentar