Bantul (Matsamaba). Sebagai bentuk pertanggungjawaban pengelolaan pendidikan kepada khalayak khususnya bidang kurikulum, Matsamaba menggelar Uji Publik Kurikulum Kamis (28/9) di Lab IPA Matsamaba. Acara dipandu Suharmanto, S.Pd. Uji Publik kurikulum dihadiri guru, pegawai TU, pengawas, Kasi Dikmad kantor Kemenag Kabupaten Bantul, pengurus Komite, tokoh masyarakat (lurah & dukuh), orangtua siswa, dan siswa.
Dalam sambutan Kepala Matsamaba Drs. Miftakhul Bakhri M.Pd. mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan memohon untuk mencermati dan memberikan masukan positif untuk kesempurnaan kurikulum yang tersusun. Ia berharap segala rencana kegiatan yang ada dalam kurikulum mendapat dukungan penuh dari komite. Selanjutnya Sugeng Muhari, S.Pd. Si selaku wakaur Kurikulum memaparkan kurikulum yang akan diberlakukan di Matsamaba tahun pelajaran 2017 / 2018.
Kasi Dikmad Kantor Kementerian Agama Bantul selaku narasumber pertama H. Drs. Rochyadi, MA mengharapkan komite memberikan dukungan penuh pelaksanaan kurikulum dan kegiatan di matsamaba sehingga siswa dapat mencapai prestasi yang baik. Ia mengambil contoh suksesnya pelaksanaan kegiatan tambahan di MIN 1 Malang yang mendapat dukungan penuh komite.
Pengawas dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul sekaligus narasumber kedua Drs H Mugiyanta M Si menyampaikan kepada hadirin bahwa kurikulum yang tersusun hendaknya diemplementasikan sebaiknya dan perlu didokumentasikan agar bisa diperlukan sebagai bukti seperti misalnya untuk akreditasi madrasah.
Pada sesi tanya jawab, Nurudin S Ag dari komite menanyakan kepada Kasi Dikmad kiat suksesnya kegiatan di MIN 1 Malang yang tidak dianggarkan di DIPA namun sukses dilaksanakan dengan dana komite sedangkan isu pungli sedang gencar. Rochyadi menjelaskan bahwa segala bentuk kegiatan yang didanai komite tidak akan jadi masalah di hukum apabila sudah diketahui, disetujui, dan dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka oleh siapapun baik laporan kegiatan maupun keuangannya. Pihak madrasah hanya pencetus ide dan pemapar teknis kegiatan. Sedangkan pelaku dan pengawas kegiatan diputuskan oleh komite.
H. Jamal dari komite memberikan masukan untuk peningkatan akhlak siswa melalui pembelajaran dan penggunaan bahasa jawa dengan benar dalam komunikasi siswa dan guru. Setelah diuji publik dan mendapat beberapa masukan dari hadirin, akhirnya kurikulum di matsamaba resmi diberlakukan untuk tahun pelajaran 2017 / 2018 (jkp).
Komentar
Posting Komentar