Hanidha menerima penghargaan dari MTsN 5 Bantul disampaikan oleh Kasi Pendidikan Madrasah Kan Kemenag Bantul Drs. H. Rohyadi, MA bergambar bersama Di Balai Rehabilitasi Terpadu Penyandang Disabilitas (BRTPD) DIY di Pundong Bantul, Sabtu (3/6).
Pundong – Hanidha Windriani (kelas 9B) dengan memperoleh nilai 1336,6 (rata-rata 89,11) dinyatakan menjadi lulusan terbaik MTsN 5 Bantul (Matsamaba) Tahun Pelajaran 2016/ 2017 dalam Wisuda dan Penyerahan Kembali Siswa.Siswi Kelas 9, yang digelar di Balai Rehabilitasi Terpadu Penyandang Disabilitas (BRTPD) DIY di Pundong Bantul, Sabtu (3/6). Urutan terbaik 2-3 Annisa Rahmawati, nilai 1306,8 (rata-rata 87,12) dan Lisa Oktavia, nilai 1306,5 (rata-rata 87,10. Untuk nilai UNBK peringkat 1-3, Lisa Oktavia (80,00), Hafshah Kin Wafa (79,13). Iqlima Tsalatsa Riana (79,00), sedangkan nilai UAMBN peringkat 1-3, Annisa Rahmawati (85,60), Hanidha Windriani (84,40), Siti Wakidah (80,40). Hal itu dijelaskan Wakil Kepala Madrasah Urusan Kurikulum Sugeng Muhari, S.Pd.SI di sela-sela prosesi wisuda.
Wisuda yang diikuti 114 siswa terdiri 61 laki-laki 53 perempuan tersebut, dipandu Annisa Anggraeny Rahman dan Anggi Cahyani diawali dengan Menyanyikan Lagu Indonesia Raya oleh tim Paduan Suara Matsamaba diiringai Guru Seni Budaya Drs. Sutanto diikuti seluruh peserta dan undangan. Tampak hadir Kasi Pendidikan Madrasah Kan Kemenag Bantul, Drs. H. Rohyadi, MA, Pengawas Kemenag Kab.Bantul Drs. H.Mugiyanta, M.HI, Ketua Komite Madrasah H. Djaelani Latief, BA, Tenaga Pendidik dan kepandidikan MTsN 5 Bantul serta oragtua/wali siswa.
Dalam sambutannya Kepala Madrasah Drs. Miftakhul Bakhri, M.Pd mengatakan, amanat yang telah diberikan orangtua/wali selama tiga tahun untuk mengasuh putra putri mereka telah ditunaikan, namun tentu saja ada kekurangan dalam mendidiknya, maka atas nama seluruh warga madrasah memohon maaf. Madrasah telah berupaya semaksimal mungkin menanamkan budi pekerti islami dengan tadarus Alqur`an, salat Dhuha, dll. Madrasah juga memberikan pendidikan karakter dan akhlak mulia disamping pendidikan umum. Dalam segi prestasi UNBK tahun ini, di Kecamatan Pubdong kita masih berada di urutan kedua. Meski dengan dana yang minim, serta nilai rata-rata input dari SD/MI yang tidak terlalu baik, namun kita tetap bisa berada di runer up. “ Kepada Bapak Djaelani selaku Komite kami serahkan kembali dan kami harap 8 tahun lagi para siswa kami harap datang ke madrasah dengan kesuksesan masing-masing.” Tambah Miftakh.
Ketua Komite H. Djalenali Laief, BA selaku wakil orangtua/ walimurid menerima secara resmi siswa yang telah dinyatakan lulus dan diwisuda. “Saya menyadari, selama tiga tahun tentusaja saya tak bisa memuaskan dalam mendampingi dimadrasah. Namun dirinya gembira dan bersyukur anak Matsamaba tak ada yang menjadi geng klithih yang meresahkan masyarakat, harapannya setelah anak-anak lulus juga tetap taat beribadah,” imbuh Djaelani.
Sementara itu, Kasi Pendidikan Madrasah Kan Kemenag Bantul Drs. H. Rohyadi, MA Memberikan apresiasi MTsN 5 Bantul, dengan proses dan upaya yang panjang, Matsamaba dapat menjadi runer-up di Kecamatan Pundong dan semua siswa dapat lulus. Prestasi ini bisa diraih dan ditingkatkan dengan memaksimalkan segenap potensi yang ada, dirinya percaya Matsamaba sebagai lembaga pendidikan dibawah Kementerian Agama senantiasa siap menjadikan anak yang berkarakter dan sholih serta sholihah. Sehingga kedepan MTsN 5 Bantul menjadi Madrasah yang lebih dicintai masyarakat dan selalu mendapat rahmat Allah SWT.
“Penyelenggaraan Wisuda yang bertepatan dalam situasi bulan suci Ramadhan turut mendukung khusyuknya prosesi wisuda, siswa yang maju secara berurutan tampak bangga dan berseri-seri dapat menyelesaikan pendidikan mereka, mereka nampak siap menyambut dan meraih masa depan yang terbentang,” pungkas Sugeng Muhari.
Pengirim berita : Drs. Sutanto ( Guru Seni Budaya MTsN 5 Bantul )
Komentar
Posting Komentar